Beralawal dari iseng chat lalu
smsan aku mengenal sosoknya. Kita berkenalan hanya untuk menambah koleksi teman,
bukan untuk menambah koleksi hati(?) Karena saat itu aku dan dia sudah memiliki
seseorang yang special di hati kita masing-masing. Tapii seiring berjalannya
waktu kita sama sama menjauh dari orang-orang tersebut dan ternyata hubungan
kita semakin dekat. Kita melewati banyak hal bersama.
Tanpa aku sadari aku melihat
dirinya dengan sosok yang berbeda. Bukan lagi dengan pandangan bahwa dia
hanyalah sahabatku saja. Entah dari kapan semua perasaan kangen, sayang,
khawatir, takut kehilangan dan lain sebagainya itu muncul di sudut terkecil
hatiku. Aku bahagia disetiap aku memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran,
bertukar cerita, dan bercanda dengannya. Aku bahagia disetiap aku dekat
dengannya. Dan dengan sikap yang dia berikan kepadaku, Aku merasa dia mempunyai
perasaan yang sama seperti apa yang aku rasakan kepadanya.
Karena terlalu bahagia,
sampai-sampai aku melupakan seseorang yang pernah ada di dalam hatinya. Dan ternyata
perasaan dia terhadap wanita itu masih ada, tidaklah berubah. Aku mulai
menyadari bahwa *untuk kesekian kalinya* cinta yang kurasakan bertepuk sebelah
tangan.
Suatu hari ada kejadian dimana
akhirnya dia mengetahui kalau aku memiliki perasaan untuknya. Dia mulai menjauh
dariku. Sikap yang dia berikan juga berbeda dari biasanya. Aku tak tahu apa
alasan dia melakukan semua itu kepadaku. Karena keadaan semakin memburuk, Akhirnya
aku berfikir untuk menghilangkan semua perasaanku untuknya.
Sudah hampir sebelas bulan kita
selalu bersama, dan sekarang aku harus menjaga jarak dengannya. Aku kira semua
itu mudah untuk aku jalanin. Ternyataaa aku salah. Perasaan ini sudah terlalu
dalam untuk dikubur kembali.
Tetapi tidak secepat itu aku menyerah.
Aku terus berusaha untuk menghilangkan perasaanku ini karena hal itu sudah
banyak menyita waktu, tenagaku untuk memikirkannya. Aku terus berkonsultasi
dengan teman temanku. Aku terus membaca tips-tips move on. Dan aku mulai
menjaga jarak dengannya. Dan ternyataaa… Semua usahaku selama ini hasilnya
tidak percuma. Sedikit demi sedikit perasaanku untuknya mulai berukrang.
Ada anggapan bahwa “hati tidak
pernah bohong”, dan aku cukup menyetujuinya. Karena ternyata hati aku sakit
disetiap aku harus jauh darinya. Ada perasaan nyeri disetiap aku harus
berpura-pura tidak mengenal sosoknya.
Kamu tahu apa yang terjadi padaku
saat ini?
Semua kegiatan yang udah aku
jalanin untuk menghilangkan perasaan ini, ternyata tidak bertahan lama. Sedikit
demi sedikit perasaan ini mulai tumbuh lagi. Aku bingung harus bagaimana. Apa
harus aku usaha dari nol lagi? Atau aku biarkan saja semua berjalan dengan
sendirinya? Aku menyerah. Aku cuman bisa berharap Allah memberikan jalan yang
terbaik untuk hidupku *dan hidupnya*.
<3K
<3K
1 comment:
mengharukan :"
Post a Comment